Sherlock Chap 3


sherlock-vivipsd5

cover by I’m Vivi Elf

Tittle : Sherlock

Author : L’danger

Cast :
-Seo Joo Hyun ask Seohyun
-Cho Kyuhyun ask Kyuhyun
-Lee Jinki ask Onew shinee
-Park Sun Young ask Luna f(x)
-Choi Seung Hyun ask t.o.p Bigbang

Genre : Horor, Romaction, Sad, Angst and Action ect

Type : Chapther

Disclaimer : Semua cast yang ada disini hanya pinjem dari God, our parent and sment. Dari awal sampai akhir murni pikiran saya
Dont Plagiator, Dont Siders and Dont Bashing this cast !

FF ini terinspirasi dari mvnya Shinee dan novel obsesi

^^Happy Reading All^^

Bruak …

Kyuhyun menendang perut orang asing itu samapi terkapar. Darah keluar dari mulutnya. Orang asing itu berusaha untuk bangkit dan iapun berlari menuju mobil Seohyun. Dikemudikan mobil Seohyun meninggalkan mereka berdua

“Shit..!” umpat Kyuhyun kesal

“Kyu—Arghh kyu sudahlah” ditengokan kepalanya menuju Seohyun. Darah segar tengah keluar bebas dari lenganya.

“Se-seo kau tidak apa apa?” Tanya Kyuhyun sambil berlari ke arah Seohyun

“Argh—sakit kyu” raut wajah Kyuhyun semakin bingung. Ia tidak tau harus berbuat apa karena ia bukan seorang dokter

“Apa aku terlambat”

***Flasback End***

Kyuhyun menunggu didepan ruang UGD, wajahnya tampak sangat cemas. Sedari tadi dokter yang memeriksa Seohyun belum juga keluar. Dilihat arlojinya berulang kali. Dihentak hentakkan kakinya berulang kali pula.

Entah kenapa ia sangat cemas. Padahal Seohyun hanya terpoles dibagian lengan. Tapi sungguh wajahnya benar benar cemas. Apa karena Seohyun mengeluarkan darah? Bisa saja itu yang ada dipikiran Kyuhyun, seorang namja kapten judo.

“Kyu—sudahlah dia pasti baik baik saja” ucap Onew yang melihat kawanya sangat cemas

“Maaf tuan—ada juga harus diperiksa” ucap salah satu suser yang memotong pembicaraan mereka

“Nde—“ ucap KyuNew bersamaan

***—***

Luka Kyuhyun tidak begitu parah hanya lembab sedikit disana sini. Sedangkan Onew? Namja itu tak kalah bedanya sama Kyuhyun. Hanya lembab disana sini.

“Maaf kyu—‘

“Sudahlan Man, ini bukan salahmu. Lagi pula kita juga mengalami kejadian yang sama bukan? Sama sama terkena pukulan, hahaha” tawa Kyuhyun menggelegar

“Ah kau benar”

“Suster apa kau mempunyai kaca?” Tanya Kyuhyun ke suster yang sudah selesai memeriksnaya

“Ini tuan—“ disodorkan kaca itu ke Kyuhyun

Dipandangi sekilas wajahnya. Dilihat pipinya yang cukup lembab.

“Untung saja” ucap Kyuhyun lega

“Untung apa Kyu—“ tanya Onew

“Wajahku masih tampan, wkakaka—“

“Mwo? Apa kau tidak pernah sadar? Kau itu makhluk terjorok didunia ini. Jadi yang tampan itu aku !” ucap Onew PD (abang ayam juga ganteng kok,imut pula ^^ #abaikan -_-)

“Sepertinya kau salah. Tuhan lebih memberikan ketampanannya untukku” Jawab Kyuhyun singkat namun sangat tajam

“Yak ! Cho Kyuhyun—“

***—***

“Kyu—“ ucap Seohyun saat tahu Kyuhyun memasuki kamar rawatnya

“Apa kau baik baik saja Seo—“ ucap Kyuhyun cemas

“Argh—iya aku baik baik saja. Hanya lenganku mengeluarkan darah yang cukup banyak” jawab Seohyun dengan senyumannya

“Apa benar kau tidak apa apa?”

“Nde, aku baik baik saja Kyu”

***—***

Seohyun memandang wajah Kyuhyun yang terlelap dipinggir ranjangnya. Wajahnya terlihat sangat polos. Sedangkan Onew tengah tertidur disofa rungan itu.

Dipegang pipi Kyuhyun yang lembab degan penuh kehalusan. Air mata tak kuasa ditahanya. Memorinya memutar kejadian kemarin. Kejadiaan saat ia menolak Kyuhyun dengan tegar namun snagat sakit.

***Flashback***

“Gomawo oppa” ucap Sohyun sambil tersenyum

“Nde, cheomna” seohyunpun tersenyuma simpul dan berniat meninggalkan Kyuhyun tapi baru saja ia melangkah tanganya sudah dipegang oleh
Kyuhyun

Deg.. ! jatungnya berdetak tak karuan. Kejadian ini hampir sama dengan 6 tahun lalu tapi bedanya ini bukan saat ia kecil ataupun karena sakit akan jatuh. Ini real !

“Aku ingin berbicara sesuatu padamu” ucap Kyuhyun

“Nde?”

“Aku mencintamu saat pertama kali kita bertemu. Apakah kau mau menjadi pacarku?”

Deg.. jantungnya berdetak kembali. Aliran darahnya mengalir sangat cepat. Lidahnya kelu akan menjawab dengan apa.

“Mianhe Kyu—aku tidak bisa” ucap Seohyun

“Wae—“

“Erm—karena aku tidak ingin menyakii hati seseorang” ucap Seohyun sambil menunduk

“Nugu—“

Tidak ada jawaban dari Seohyun. Ia hanya diam mematung.

“Nugu Seo—“ ulang Kyuhyun lagi

“Lu—Luna—“

“Mwo?” ucap Kyuhyun kaget

“Wae Kyu?”

“Tap—tapi aku tidak menyukainya Seo—“

“Kau harus berpacaran dengannya” sela Seohyun pelan

“Ta—tapi—“

“Sekarang atau tidak selamanya—“

Kyuhyun menarik nafasnya berat. Ditutup matanya sebentar.

“Baiklah, kalau itu bisa membuatmu senang” ucap Kyuhyun pelan

***Flashbak End***

Air mata mengalir perlahan dari pelupuk mata Seohyun. Setiap kali ia mengingat kejadiaan itu, hatinya benar benar sesak. Kesalahan yang ia perbuat. Penantian yang begitu lama dan hanya sekejap saja ia rusak.

Dibelainya rambut Kyuhyun sekali lagi. Dilihat setiap inci muka Kyuhyun dengan sendu.

‘Cepat selesaikan ini semua Kyu—‘ batin Onew yang mendengar isakan Seohyun

***—***

Seohyun mengerjapkan matanya. Dilihat samping rangjangnya Kyuhyun tidak ada begitupun dengan Onew. Mereka berdua sama sama tidak ada.

Perasaanya semakin tidak menentu. Apalagi keadaan Rumah Sakit yang sepi karena sudah malam. Ia melihat jam dinding berulang kali.
Seohyun mendengar suara langkah kaki yang menggema di lorong depan Ruang Inapnya. Perasaanya lumayan membaik. Pikirnya itu pasti Kyuhyun dan juga Onew.

Cklek—

Dibuka pintu kamar Seohyun dengan sangat pelan. Hatinya mulai semakin ringan.

Diperlihatkan wajahnya sedikit dicelah celah pintu. Tangannya mengancungkan sebuah pisau yang berlumur darah ke arah Seohyun.

“KAU AKAN MATI SEKARANG SEO JOO HYUN !”

Deg—
Kata kata itu. Tubuhnya semakin tegang. Sosok orang asing itu mendekati Seohyun dengan tatapan tajamnya.

Seohyun berusaha mencari benda apa saja yang ada disampinya. Cuma ada sebuah tongkat infus yang ada disana. Dilempaskan infus yang melekat pada tangan kanannya. Sekarang bukan waktunya untuk mencemaskan infus yang tidak melekat. Tapi mencemaskan bagaimana caranya ia selamat dari sosok orang asing itu. Sekarang atau tidak selamanya, hanya itu.

Orang asing itu semakin mendekati Seohyun. Tangan seohyun sudah bergetar. Lenganya terasa perih pasca kejadian tadi.

“Kya—“ teriaknya menggelegar di Ruangan itu

Brak—

***—***

KyuNew sedang berjalan dikoridor menuju Ruang Inap Seohyun. Selintas mereka berdua melihat sosok orang yang memasuki Ruang Inap Seohyun.

“Siapa dia?” Tanya Onew pelan

“Aku juga tidak tahu”

KyuNew berjalan mengendap endap seperti seorang pencuri.

“Kya—“ teriak Seohyun

“Itu suara Seohyun—“

Kyuhyun berlari dengan kencang menuju kamar Seohyun.

Brak—

Didobrak pintu Kamar Inap itu. Tangannya sudah mengepal sangat erat

Bugh—

Kyuhyun tak segan segan langsung memukul orang asing itu. Onew yang baru datang langsung menarik tangan Seohyun dari medang perang.
Kyuhyun tak abis abinya memukuli orang asig itu. Orang asing itu juga membalas pukulan Kyuhyun.

Bruak—

Kyuhyun terhempas dan berguling guling dilantai. Kesempatan itu diambil oleh orang asing itu untuk keluar. Onew yang melihtanya menarik kerah baju yang ia kenakan.

Bugh—

Onew memukul pinggang orang asing itu. Terjadilah pukul memukul diantara mereka berdua. Orang asing itu akan menendang perut Onew tapi Onew lebih cepat. Dipegang tangan orang itu dan dilemparkanya kedinding tembok.

Bruak—

Darah segar bercucuran dari mulu orang itu. Onew mendekatinya lagi. Baru saja ia akan memukul orang itu untuk kedua kalinya perutnya sudah duluan dipukul. Onew terjauh dilantai.

“TUNGGU PEMBALASANKU !” ucap orang itu sambil berlari meninggalkan
mereka

Seohyun berjalan cepat menghampiri Kyuhyun yang sudah terkapar. Darah segar keluar dari mulutnya.

“Hiks—kyu sadarlah. Kumohon” isak Seohyun.

“Arrgh—seo sudahlah. Lebih baik kita panggil dokter” ucap Onew lemas

***—***

“Kyu—gwenchana?” tuntun Luna yang mengetahui keadaan Kyuhyun
sekarang ini

“Nde, gwenchana” ucap Kyuhyun acuh

“Lun—ada yang ingin aku bicarakan” ucap Onew dan menggandeng tangan Luna untuk keluar

Onew membawa Luna kesebuah atap Rumah Sakit. Mereka duduk dibangku yang ada disana.

“Ada apa?” ucap Luna to the point

“Selesaikan itu—“ jawab Onew sambil melihat mentari pagi

“Maksudmu?” ucap Luna tak mengerti

“Jangan berpura pura tidak tahu” ujar Onew lagi

“Baiklah, aku mengerti”

***—***

Seohyun memasuki halaman sekolahnya dengan mobil sedan Crown terbarunya. Mengingat bahwa mobil sedan Viosnya telah dibawa kabur oleh orang asing kemarin. Jadi dia membawa mobil yang lainnya.
Dipakirnya mobil itu disamping mobil Range seseorang. Iapun kelar dari mobilnya dan menuju kekelasnya.

***—***

“Seoyun !” sapa Luna dari bangku mereka

DEG—

Jantung Seohyun berdegup kencang. Bukan karena Luna yang
memanggilnya tiba tiba tapi wajah Choi Seung Hyun yang babak belur.

“Seo—kau kenapa?” Tanya Luna mengibas ngibaskan tangannya
Seohyun masih tidak bergeming. Matanya masih tertuju pada Seung Hyun. Mereka berdua saling menatap satu sama lain dengan ajam.

“SEOHYUN !” teriak Luna

“Ah nde, wae lun—“

“Anio, hanya saja tadi kau mengacuhkanku”

“Hahaha, mianhe Lun—“ tawa Seohyun garing

***—***

Seohyun tampak tidak konsen dengan pelajaran yang dihadapinya sekarang. Matanya sesekali melihat kebelakang. Tepatnya melihat orang bangku belakang. Seung Hyun.

Memorinya memutar kejadian tragis yang ia alami beberapa hari ini. Hanya satu yang ada dipikiran Seohyun. Apakah semua yang melakukan itu adalah Seung Hyun? Tidak, tidak. Karena Luna mengatakan bahwa Seung Hyun baru saja mengalami perkelahiran antar namja.

Tunggu sebentar? Perkelahian antar namja? Itu masuk akal bukan?

***—***

Kring—Kring—

Bel istirahat berbunyi. Semua siswa dan siswi berhamburan keluar kelas. Tak terkecuali Seohyun dan Luna.

Mereka berduapun berjalan menuju kantin sekolah. Kanti sekolah tentu saja sangat ramai. Apalagi disaat jam istirahat.

Kyuhyun and the geng tersenyum melihat kedatangan Luna dan Seohyun. Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju mereka berdua.

Didekati Luna, pacarnya “Aku ingin berbicara sebentar” bisik Kyuhyun nyaris tidak terdengar

Ditarik tangan Luna menjauhi mereka semua. Seohyun hanya diam mematung melihat kepergiaan mereka berdua. Matanya sudah mulai panas pasca kejadiaan tadi.

“Seo—gwenchana?” Tanya Onew yang melihat perubahan Seohyun

“Nde, gwenchana oppa” Seohyun tersenyum simpul pada Onew

“Oppa—aku duluan ya” lanjutnya lagi

“Nde—hati hati”

“Nde oppa” Seohyunpun pergi meninggalkan Onew yang masih berdiri disana

“Seo—semuanya akan berakhir. Tunggu saja—“ ucap Onew pelan

***—***

Seohyun berlari menuju atap sekolahan. Air mata sudah mengalir dengan pasti dari kelopak matanya. Lutunya sudah terasa lunglai.
Diduduki bangku yang ada disana. Cahaya matahari sangat menusuk wajahnya. Air mata sedari tadi terus saja keluar.

Hanya puncak penyesalan yang datang menyakitkan dihatinya sekarang ini.

“Nona—kau kenapa?” Tanya namja yang bangun dari tidurnya

“Kau—siapa?” ucap Seohyun seraya membersihkan air matanya

“Aku murid baru disini—“

“Ah nde, mianhe membangunkanmu—“ ucap Seohyun menyesal

“Tidak apa apa nona—“ ucap namja itu seraya tersenyum manis

***—***

“Hahaha—“ tawa Seohyun lepas saat mendengar nyanyian namja itu.

“Kenapa tertawa Seo—“ Tanya namja itu

“Tidak apa apa oppa, hanya saja erm suaramu sangat bagus”

“Benarkah?” Tanya namja itu yang bernama Jonghyun (Shinee)

“Nde oppa—“ tulus Seohyun

“Hahaha—gomawo-yo Seo—“

“Nde, cheonma”

Mereka berduapun melanjutkan pembicaraan yang menyenangkan. Sedari tadi tawa Seohyun tak pernah hilang dari pandangan. Entah kenapa pikiranya sudah hilang tentang Kyuhyun dan Luna. Hatinya seakan lebih ringan saat tertawa bersama Jonghyun.

***—***

Seohyun dan Changmin berjalan menyusuri halaman parkir sekolahan. Tak luput suara tawapun menghiasi moment mereka.

“Seo—aku duluan ya” pamit Jonghyun

“Nde oppa. Hati hati—“ Jonghyunpun memasuki mobil Range yang terpakir disamping mobil Seohyun.

Tanpa mereka sadari ada empat pasang mata yang melihat tingkah laku JongSeo sedari tadi

“Apa kau menyesal?” Tanya namja itu

“Mungkin—“ ucap namja satunya dengan lirih sambil melihat kepergiaan Seohyun

***—***

“Aku tidak bisa melakukanya—“ ucap namja itu sendu

“Wae? Apa kau menyukainya?”

“Tidak, aku tidak menyukainya”

“LALU?” ucap namja yang satunya penuh penekanan

“Aku hanya tidak bisa—“

“Cih—jangan bohong. Aku tahu kau menyukai SEO JOO HYUN !” volume namja itu semakin meningkat

“SUDAH KU BILANG HYUNG AKU TIDAK MENYUKAINYA!” jawab namja satunya penuh emosi

“Kalau kau tidak menyukainya, berarti kau bisa MEMBUNUHNYA !” gertak namja itu lagi

“SUDAH KU BILANG AKU TIDAK BISA HYUNG !”

“KAU HARUS BISA ! SEKARANG ATAU TIDAK SELAMANYA ! ATAU KAU INGIN ORANG TUAMU MATI HAH?!” gertak namja itu semakin kuat

***TBC***

Gimana? Gueje kah? -.- wkaka
maaf ya FF ini ngepostnya lama banget. harusnya kemarin jadwal bikin Destiny 2B tapi karena aku sakit jadi gk bisa bikin. entah kenapa semenjak masuk kelas 8 ini aku sering sakit.kalau udah sembuh 3 minggu kemudian bakal sakit lah -_- nah lo aku kok malah curhat sih #digampar

okelah segitu aja :)

Jangan lupa RCL ya and sorry for typo ^^

About these ads

79 responses to “Sherlock Chap 3

  1. Ahhh tidaakkk, bener2 penasarann, siapa yg lagi merncanakan pembunuhann. Tapi pensaran juga sama percakapan kyu,luna sama onew…dinanti chinguu kelanjutannyaa.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s